Cite This        Tampung        Export Record
Judul Hukum ekonomi internasional / Meria Utama ; editor, Putu Samawati, Iza Rumesten R.S., Irsan
Pengarang Meria Utama
Penerbitan Jakarta : Fikahati Aneska, 2012
Deskripsi Fisik viii, 182 hlm ;21 cm
Subjek Hukum ekonomi
Abstrak Salah satu cara untuk memberikan definisi hukum internasional adalah dengan jalan negative centention, yaitu memberikan makna hukum internasional. Maka, hukum internasional adalah bukan hukum domestik, lokal ataupun municipal atau apapun istilah yang digunakan untuk menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan sebuah yuridiksi tertentu yang diterapkan pada penduduk dari sebuah wilayah geografi tertentu. Hukum domestik, lokal atau municipal adalah ditujukan pada individu-individu, korporasi maupun subjek hukum lainnya pada suatu yuridiksi tertentu. Misalnya hukum pidana dan hukum yang berkaitan dengan perkawinan. Perlu dicatat bahwa ada beberapa pengecualian dalam aturan ini, tapi hal tersebut dalam kasus-kasus kecil yang tidak terlalu berpengaruh. Definisi klasik hukum internasional dapat ditemukan pada pasal 38 Statuta the International Court of Justice (ICJ) yang memberikan empat buah sumber hukum internasional yang diakui oleh ICJ. Keempat sumber itu antara lain : (1) Perjanjian Internasional ; (2) Kebiasaan
Bahasa Tidak tersedia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Tidak diketahui / tidak ditentukan

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00000000108 343.07 MER h Dapat dipinjam Perpustakaan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan - Ruang Baca Umum Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000000064
005 20191003093053
007 ta
008 180717###########################0######
035 # # $a 0010-0718000064
082 # # $a 343.07
084 # # $a 343.07 MER h
100 0 # $a Meria Utama
245 1 # $a Hukum ekonomi internasional /$c Meria Utama ; editor, Putu Samawati, Iza Rumesten R.S., Irsan
260 # # $a Jakarta :$b Fikahati Aneska,$c 2012
300 # # $a viii, 182 hlm ; $c 21 cm
520 # # $a Salah satu cara untuk memberikan definisi hukum internasional adalah dengan jalan negative centention, yaitu memberikan makna hukum internasional. Maka, hukum internasional adalah bukan hukum domestik, lokal ataupun municipal atau apapun istilah yang digunakan untuk menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan sebuah yuridiksi tertentu yang diterapkan pada penduduk dari sebuah wilayah geografi tertentu. Hukum domestik, lokal atau municipal adalah ditujukan pada individu-individu, korporasi maupun subjek hukum lainnya pada suatu yuridiksi tertentu. Misalnya hukum pidana dan hukum yang berkaitan dengan perkawinan. Perlu dicatat bahwa ada beberapa pengecualian dalam aturan ini, tapi hal tersebut dalam kasus-kasus kecil yang tidak terlalu berpengaruh. Definisi klasik hukum internasional dapat ditemukan pada pasal 38 Statuta the International Court of Justice (ICJ) yang memberikan empat buah sumber hukum internasional yang diakui oleh ICJ. Keempat sumber itu antara lain : (1) Perjanjian Internasional ; (2) Kebiasaan Internasional ; (3) Prinsip-prinsip umum hukum ; (4) Putusan-putusan hakim dan pendapat sarjana. Pada perkembangan kemudian, produk-produk hukum internasional banyak dibentuk oleh badan-badan atau organ-organ internasional selain dari sumber-sumber yang terdapat dalam Statuta ICJ. Namun, pada umumnya para teoritis berpendapat bahwa produk-produk hukum tersebut merupakan bagian dari perjanjian internasional dengan melihat keabsahan dan kewenangan yang dimiliki oleh organ-organ dan badan-badan organisasi internasional tersebut. Termasuk juga dalam hal ini adalah resolusi-resolusi yang dikeluarkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
650 # # $a Hukum ekonomi
990 # # $a 00000000108
Content Unduh katalog